M. Al Ghifari adalah seorang siswa yang bersekolah di SMA Negeri 2 Pariaman. M Al Ghifari lahir di kota Pariaman, Kampung Baru, tanggal 5 Januari 2005. M Al Ghifari tinggal di Kampung Baru. M Al Ghifari adalah anak dari dua bersaudara,Dia anak pertama dan juga ada di perempuannya yang bernama Nisa Amelia yang bersekolah di SMA negeri 1 Pariaman. M Al Ghifari mempunyai hobi bermain futsal.

Karya ini diangkat karena banyaknya anak Kota Pariaman yang bercita-cita ingin jadi pemain sepak bola profesional. M Al Ghifari melihat impian dan keinginan anak Pariaman ingin menjadi pesepakbola profesional. Karena m Al Ghifari mempunyai hobi bermain bola jadi dia tahu dan melihat impian dari pemain sepak bola Kota Pariaman. Inilah yang membuat m Al Ghifari terinspirasi untuk membuat sebuah novel yang diangkat dari kisah anak Kota Pariaman
Di dalam novelnya ini bercerita tentang sepak bola Kota Pariaman yang cita-citanya ingin jadi pesepak bola profesional. Di dalam novelnya m Al Ghifari menamai salah satu anak Kota Pariaman yang bernama Joby tarabi.Joby tarabi adalah anak yang sedikit kekurangan ekonomi. Kedua orang tuanya bekerja sebagai petani di daerah Kota Pariaman. Jadi dia berusaha mewujudkan impiannya dan membanggakan kedua orang tuanya. Setelah dia berusaha yang cukup lama untuk mewujudkan impiannya dari latihan sepak bola hari demi hari. Karena kerja kerasnya itu akhirnya dia mencapai impiannya menjadi pesepakbola profesional dan juga mengangkat derajat kedua orang tuanya.
Karya novelnya ini juga laris di Gramedia Padang. Novelnya banyak diminati oleh anak remaja di daerah Sumatera Barat. Karena novelnya menceritakan seorang anak Sumatera Barat yang mempunyai cita-cita ingin menjadi pesepakbola profesional. Di dalam Ceritanya anak itu berusaha keras untuk mencapai impiannya walaupun dia berasal dari keluarga tidak mampu. Pada akhirnya berkat kerja kerasnya dia menjadi pesepakbola profesional yang berasal dari Sumatera Barat. Juga mengharumkan nama daerahnya di Kancah internasional.
Di dalam novelnya ini terdapat sedikit kekurangan dalam penulisannya. Penulisan di dalam novelnya masih kurang tertata rapi, juga masih ada nama tempat dan nama daerah yang kurang tepat dalam penulisannya. Sebaiknya di dalam penulisannya ditata dengan rapi dan sesuai dengan unsur-unsur dalam novel. Novelnya masih kurang menjelaskan apa saja bentuk rintangan yang dihadapi oleh tokoh utamanya.
Di dalam novel ini dapat membuat pembacanya terinspirasi dari kisahnya. Terutama bagi kalangan anak remaja SMA yang sedang menggapai impiannya. Kisah ini menjelaskan tentang perjuangan seorang anak muda yang mempunyai impian walaupun Dia berasal dari keluarga tidak mampu.
